Covid-19: Membangun Jembatan Digital untuk Memasuki “The New Normal”

The new normal

 

Hadirnya pandemic Covid-19 tentu saja sudah mengganggu semua aspek kehidupan, salah satunya di sektor Industri. Saat ini perusahaan berlomba-lomba beralih menggunakan teknologi digital dan analitik untuk mengatasi krisis dan mempersiapkan cara-cara baru dalam menjalankan proses bisnis. Hal penting lainnya adalah  menjaga hubungan baik dengan customer.

 

Pandemic memaksa banyak perusahaan untuk gulung tikar hingga banyak karyawan yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Bagi yang masih bertahan? Mereka harus segera bertransformasi ke arah digital, bekerja dari rumah atau work from home jadi salah satu cara memutus rantai penyebaran pandemic.

 

Tatanan sosial berubah, interaksi dengan customers dibuat secara online (melakukan online marketing dan digital products). Misalnya kalau kita lihat di Italia salah satu negara yang juga terpukul akibat pandemi, memutuskan untuk melakukan lockdown dan secara signifikan Italia mengubah kebiasaan berbelanja dari yang sebelumnya offline menjadi online untuk pertama kalinya dalam sejarah.

 

Sementara itu, jasa layanan pengiriman makanan berbasis aplikasi di seluruh Asia mengalami lonjakan yang juga signifikan. Beberapa perusahaan transportasi online beralih profesi sebagai driver pengiriman makanan dan barang. Kalau kita lihat dampak dari krisis ini jelas sekali bahwa pergeseran kehidupan akan terus ada dan Covid-19 mempercepat masa depan digital.

 

Perusahaan terus dituntut untuk memastikan kesehatan dan keselamatan pada karyawan dan menyesuaikan proses bisnis untuk menjaga hubungan baik dengan customers. Selain itu perusahaan juga perlu menyesuaikan teknologi yang tepat untuk menjaga keberlangsungan bisnis dan mempercepat pengambilan keputusan.

 

Beberapa hal ini bisa jadi langkah yang baik, para business leaders saat ini sedang memikirkan tentang cara memanfaatkan teknologi dan data dalam menghadapi kehidupan the new normal. Para pakar IT melihat ada 5 bidang penting sebagai roadmap digital untuk jangka panjang.

 

  1. Build a digitally enabled war room

Membangun digitally enabled war room akan memberikan manfaat dari sisi teknologi dalam meningkatakan transparansi dan daya tanggap dalam pengambilan keputusan yang efektif. Contohnya dalam menerapkan teknologi digital perusahaan dapat mengukur perilaku customer, meningkatkan transparansi dan respons rantai pasokan dan mengganti metode perencanaan dari tradisional ke yang lebih canggih.

 

  1. Overhaul forecasting to adapt to a rapidly changing environment

Perusahaan harus bisa mengesampingkan permintaan secara tradisional dan tidak akurat untuk perubahan saat ini. Para pakar IT merekomendasikan untuk mengganti perencanaan dengan teknologi canggih berbasis data. Human judgment juga penting, terutama ketika perusahaan telah mengimplementasikan machine learning.

 

  1. Build new customer relationships through effective digital experiences

Dengan banyaknya orang yang melakukan karantina mandiri, pengalaman akan digital menjadi  lebih penting. Perusahaan akan membangun hubungan dengan para customers jauh lebih baik di masa pandemic ini. Dengan kata lain, ikuti pola kebiasaan customers Anda selama pandemic  hingga Anda mendapatkan “hati para customers”.

 

  1. Invest in technology with an eye toward the future

Sebagian besar perusahaan sudah memastikan ketahanan pada sistem IT yang mereka miliki dalam memfasilitasi remote worker dan operational resilience. Beberapa perusahaan juga sedang bertahan dari ancaman cyber yang muncul selama terjadinya pandemic. Tapi jika kita lihat beberapa perusahaan tekemuka sudah mengambil langkah lebih awal dalam berinvestasi pada arsitektur teknologi untuk mempercepat transformasi digital.

 

  1. Accelerate automation

Perusahaan terkemuka juga mempercepat upaya otomatisasi selama pandemic, menyederhanakan proses bisnis saat karyawan bekerja dari rumah hingga menggunakan data untuk menentukan asset-asset yang dirasa penting dan menurunkan biaya operasional. Fokus perusahaan saat ini ada pada proses dengan nilai dan urgensi yang paling tinggi dimana otomatisasi dibutuhkan dengan cepat.

 

Bagi banyak perusahaan, mengelola transformasi digital akibat pandemi ini menjadi rumit oleh peraturan baru seperti kerja jarak jauh atau tantangan lainnya. tetapi bagi perusahaan yang menerapkan langkah-langkah pada 5 bidang ini dapat meningkatkan ketahanan perusahaan mereka, menjaga hubungan yang baik dengan customers, dan akan lebih siap untuk tantangan masa depan.