Memodernisasi Infrastruktur IT Anda dengan Dell EMC Data Protection dan VMware Automation

 

Menyelaraskan perlindungan data dengan kebutuhan bisnis

 

Strategi perlindungan data yang tepat dapat diintegrasikan secara luas demi mendukung keberhasilan transformasi IT di suatu perusahaan atau organisasi. Bahkan, perusahaan menghabiskan banyak waktu dan biaya untuk berinvestasi pada sektor teknologi yang dimiliki. Tujuan ini tidak lain agar menjaga sistem operasi tetap berjalan.

 

Tapi, apa yang terjadi ketika satu peristiwa yang tidak direncakan membuat proses bisnis mengalami “downtime”? Dalam hal business continuity, risiko terbesar yang dihadapi sebagian perusahaan adalah tidak memilki disaster recovery plan atau strategi data protection.

 

Pada awalnya mencipatakan strategi data protection (perlindungan data) bagi perusahaan terlihat memiliki effort yang luar biasa dalam meminimalisir risiko. Tapi strategi ini dibuat bukan hanya sekedar untuk mengumpulkan instruksi yang tepat terkait dengan data penting di perusahaan Anda. Melainkan, strategi tersebut membutuhkan analisa tinggi mengenai teknologi atau aplikasi yang tepat untuk diimplementasi dalam perusahaan, tentunya dengan tujuan meminimalisir risiko.

 

Selain itu, ada berbagai pembaharuan standar strategi dalam melakukan perlindungan data yang wajib dipatuhi oleh perusahaan Anda. Berdasarkan ESG’s Data Protection Predictions tahun 2020, compliance mandates seperti GDPR dan CCPA selalu mengingatkan bahwa bisnis yang telah beroperasi menjadi lebih baik karena data yang tersimpan. Karena itu, sebisa mungkin perusahaan concern terhadap risiko-risiko yang mungkin terjadi dan berusaha melindungi asset berharga seperti data.

 

Jadi di mana semua data Anda disimpan?

 

Menurut Global Data Protection Index 2020, sebagian besar perusahaan menggunakan pendekatan hybrid cloud untuk implementasi aplikasi based on VMware Infrastructure. Perusahaan memiliki kewajiban untuk melindungi lingkungan yang kompleks, khususnya pada lingkungan VMware dengan skala besar. Baru-baru ini ESG kembali meneliti topik tersebut bersama Dell Technologies dengan fokus pada data protection.

 

ESG melihat bahwa penyebaran teknologi virtualisasi saat ini lebih condong ke arah hybrid, rata-rata terbagi antara on premises dan public cloud. Secara keseluruhan, ketika perusahaan IT nyaman dengan teknologi virtualisasi, mereka bertahan dengan kemampuan dan keahlian  secara operasional dengan perlindungan data.

 

 

Jadi mengapa organisasi beralih ke lingkungan hybrid cloud, dalam lingkungan VMware?

  • Fit for Purpose: Simpan data Anda yang paling sensitif dalam dedicated hardware, Anda juga bisa mendapatkan benefit dengan biaya yang efisien terutama pada fitur deduplikasi Dell EMS yang canggih.
  • Improve Security: tempatkan data customer Anda pada dedicated server saat mengoperasikan aplikasi front-end pada public cloud, dengan begitu Anda dapat menciptakan lingkungan yang aman dan agile.
  • Cost Benefits: Reduce TCO Anda, sesuaikan rencana biaya dengan rencana revenue/demand, dengan begitu Anda dapat bertransisi dari capital-intensive cost model ke OpEx-based model.
  • Drive Innovation: Reduce risiko bisnis, Anda juga dapat mengambil banyak manfaat dari teknologi cloud ketika tetap menjalankan core applications dalam data center Anda.
  • Seamless Integration with Data Protection: Anda bisa mengintegrasikan solusi Dell EMC Data Protection ke dalam hybrid cloud, teknologi tersebut dapat meyakinkan Anda bahwa data selalu aman terlindungi.

 

Ada beberapa tantangan dalam melakukan perlindungan data VM yang juga perlu diidentifikasi, dengan concern pada recoverability dan skalabilitas. Kegagalan dalam VM recovery menyebabkan penurunan operational efficiency hingga memicu efek domino seperti pelanggaran kepatuhan.

 

 

Otomatisasi VMware menuntut kesuksesan

 

Perlindungan data menjadi tantangan nomor satu (bahkan mengesampingkan kemampuan dalam bidang IT) yang harus dipecahkan ketika terjadi pada VM environment. Kompleksitas konfigurasi dan pengoperasian perlindungan data bisa sangat menantang. Untungnya tidak semua solusi diciptakan sama. Perusahaan dapat menghilangkan biaya traditional, kompleksitas perlindungan data dan pemulihan bencana dengan Dell EMC Data Protection & VMware automation.

 

 

Modernisasi Infrastruktur IT Anda

 

Jika melihat masa depan ketika para professional IT berupaya memodernisasi backup solution, tidak heran jika perusahaan menilai dari sisi efisiensi, kemudahaan dalam implementasi dan lingkungan yang lebih sederhana.

 

Melindungi penyebaran VM dengan skala besar bisa jadi hal yang rumit, namun berita baiknya Dell EMC Data Protection menawarkan beberapa solusi terbaik saat ini untuk menjawab semua tantangan tersebut. Terlebih lagi, Dell EMC Data Protection dan VMware berkomitmen untuk memberikan produk yang diciptakan bersama. Sehingga memudahkan para customers untuk memaksimalkan dalam melindungi asset IT yang dimiliki saat ini atau pun di masa depan.

 

Berca Hardayaperkasa adalah Partner resmi Dell EMC dan VMware di Indonesia, kami telah berpengalaman memberikan solusi dalam implementasi hybrid cloud, disaster recovery plan dan solusi lainnya untuk berbagai macam industri. Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi di sini.