Didukung dengan 9 Teknologi, HyperIntelligence Terlihat Semakin Canggih

 

“Any sufficiently advanced technology is indistinguishable from magic.” –Arthur C Clarke

 

Tingkat keberhasilan bisnis di era digital tidak lepas dari keterikatan antara Business Intelligence (BI) dan analitis. Tapi kendala yang sering dihadapi perusahaan adalah tingkat kecepatan dalam menghasilkan insight.

 

Pada event MicroStrategy World 2020, para IT experts melihat HyperIntelligence menjadi terobosan teknologi baru dalam melindungi data perusahaan dan membuat keputusan yang tepat dan cepat.

 

Untuk membuat teknologi menjadi simplicity bisa jadi hal sulit untuk dilakukan. Customer memerlukan sebuah software cerdas untuk mendukung semua aktivitas pekerjaan. Demi mengatasi masalah tersebut, MicroStrategy membangun teknologi HyperIntelligence dengan didukung oleh 9 teknologi canggih lainnya, seperti:

 

1. Enterprise Semantic Graph

 

 

Semakin banyak karyawan yang dilibatkan dalam sebuah data, maka semakin penting pula untuk memastikan bahwa data dapat menggambarkan sebuah perusahaan. Enterprise Semantic Graph memberikan gambaran data yang konsisten, mudah digunakan untuk membangun HyperIntelligence Card.

 

2. Workstation

 

 

Setelah melihat kinerja pada HyperIntelligence, akan ada pertanyaan yang terlintas “berapa lama membuat Card?” Tidak sulit membuatnya, dalam hitungan kurang dari 9 menit pun Anda bisa menyelesaikannya.

 

3. Authentication

 

 

MicroStrategy memiliki kemampuan authentication dan SSO pada sistem, sehingga users tidak perlu lagi log in secara manual.

 

4. Open APIs

 

 

Kinerja HyperIntelligence juga dapat dinilai berdasarkan bagaimana teknologi tersebut dapat terintegrasi ke dalam platform karyawan yang digunakan setiap hari. Open APIs memungkinkan terintegrasi dengan Chrome, Edge dan Office.

 

5. Security

 

 

Ketersediaan data bagi para users membuat Anda memiliki jaminan keamanan terhadap data. Paltform dari MicroStrategy ini memiliki ACL, dimana users yang diizinkan dapat mengakses dengan aman ke card. Begitu juga bagi data yang ditampilkan sudah lolos sertifikasi.

 

6. Scalability

 

 

Kecepatan jadi kelebihan utama dari teknologi HyperIntelligence. Teknologi ini dapat mengoptimalkan waktu respon dan memanfaatkan in-memory cubes, bahkan ketika aplikasi berjalan sangat lambat. Inilah yang membedakan teknologi Hyperintelligence dengan teknologi lainnya dalam hal skalabilitas.

 

7. Data connectivity

 

 

Kelebihan lainnya dari HyperIntelligence adalah dapat menghubungkan data dari berbagai sumber atau aplikasi yang sedang digunakan oleh users. Seperti menghubungkan ke big data, Cloud OLAP, Excel dan banyak lagi.

 

8. Rapid deployment

 

 

HyperIntelligence memungkinan calon customers untuk membanngun The MicroStrategy Cloud hanya dalam hitungan jam. Caranya adalah dengan klik beberapa tombol untuk menggunakan MicroStrategy environment pada Azure atau AWS, lalu buat data set (lembar excel), kemudian buat HyperIntelligence card dan bisa dibagikan.

 

9. Mobile platform

 

 

Selama satu dekade, MicroStrategy menjadi bagian dalam mobile analytics. Selama bertahun-tahun MicroStrategy belajar banyak mengenai apa yang customers butuhkan dalam menerapkan mobile analytics. Termasuk pengembangan pada iOS dan Android, pengoptimalan layar sentuh dan dukungan untuk camera hardware juga mobile integrated database.

 

Seperti yang bisa Anda lihat, saat ini dibutuhkan banyak teknologi canggih untuk memberikan insight bagi semua karyawan di setiap perusahaan. Berca Hardayaperkasa sebagai partner dari MicroStrategy dapat memabantu Anda dalam membangun teknologi HyperIntelligence dan mengimpelementasikannya ke dalam perusahaan. Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi di sini.