Bagaimana Mendapatkan Kualifikasi dalam Skala Big Data untuk Decision Intelligence?

Big data indonesia

 

Oleh: Kodrat Wahyudi

 

Dengan adanya Data Analytics, dalam skala big data perusahaan akan diperlengkapi dengan baik untuk melakukan tugas-tugas penting seperti pengambilan keputusan yang benar. Mereka dituntut untuk mengetahui pasar secara analitik dengan lebih baik sehingga mereka dapat lebih unggul daripada pesaingnya.

 

Diperkirakan akan ada peningkatan infrastruktur profesional data-analytics sampai 5 kali lipat pada tahun 2024. Hal ini terutama disebabkan oleh peningkatan pesat perusahaan yang mempraktikkan instrumen teknologi yang disebut data-analytics. Dalam penggunaan pada big-data, inilah beberapa tren dalam data analytics yang dapat berkembang tahun ini.

 

 

  1. Decision intelligence

 

Agar perusahaan dapat bertahan dalam persaingan dunia korporat saat ini, merupakan persyaratan penting untuk mengambil keputusan yang tepat. Machine learning &  data science dapat membantu dalam membuat keputusan yang tepat sehingga perusahaan mengalami peningkatan laba.

 

 

Decision intelligence merupakan area komposit yang berisi Data Science & Artificial Intelligence berdasarkan konsep ilmu manajerial dan pengambilan keputusan. Dengan demikian, dapat dinyatakan bahwa pengambil keputusan seperti pemegang saham, kepala perusahaan, dll. Dapat menggunakan algoritma machine learning untuk tujuan mendapatkan wawasan dari data mereka.

 

Data ini dapat membantu mereka mengambil keputusan terbaik dengan memanfaatkan data tersebut. Decision intelligence dapat menjadi lebih populer karena keunggulan yang diberikannya kepada perusahaan yaitu sekitar 33% perusahaan menggunakan teknologi ini di semua bidang. Jadi, data science dan data analytics akan menjadi tren yang akan semakin massif digunakan di perusahaan-perusahaan.

 

  1. Data Stories

 

Dalam bidang data-science dan data analytics saat ini, banyak dashboard visualisasi data digunakan untuk menyajikan  data kepada pemegang saham perusahaan.

 

 

 

Apakah kita akan memilih untuk melihat fakta dan angka dari bid data yang diatur di dashboard atau kita lebih suka melihat story yang akan mengungkapkan perjalanan data untuk perusahaan? Saat ini sebagian besar perusahaan memilih cerita yang bagus. Inilah alasan mengapa data-stories menjadi semakin populer. Ini terutama terjadi pada orang awam yang tidak mengetahui informasi spesifik domain dari data-analytics.Gartner mengusulkan agar data story akan menjadi data terpopuler yang digunakan untuk tujuan penyampaian data pada tahun 2025.

 

  1. Data Cloud Services

 

Di masa ini, kita berurusan dengan data yang sangat besar, atau big-data. Di masa depan, akan muncul dan tumbuh big-data yang lebih besar dari hari ini. Ada sumber yang menyatakan bahwa lebih dari 2,5 quintillion byte (sama dengan 9 nol) data sedang dibuat setiap hari di bumi.

 

 

Perusahaan besar seperti Google mampu menangani dan memproses data ini jauh lebih baik daripada perusahaan kecil yang membidik data-insights. Inilah alasan mengapa layanan cloud semakin populer saat ini dalam data analytics.

 

Dengan adanya Software as a Service, kita dapat memiliki Data as a Service (DaaS). DaaS adalah layanan cloud yang memanfaatkan komputasi awan untuk menyediakan pemrosesan data, penyimpanan data, integrasi data, dan juga layanan analitik data. Dengan demikian, DaaS dapat digunakan oleh perusahaan untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang audiens target mereka. Penargetan ini dapat dicapai dengan menggunakan data, otomatisasi produksi, memenuhi permintaan pasar dengan meningkatkan produk.

 

Di dalamnya diperkirakan penerapan DaaS akan digunakan oleh 90% perusahaan besar sehingga mereka dapat menghasilkan pendapatan dari data tersebut.

 

PT Berca Hardayaperkasa sebagai salah satu perusahaan ICT terdepan menghadirkan solusi Berca Cloud, Machine Learning serta juga Bussines Intelligence  sebagai salah satu portfolio utamanya. Untuk pertanyaan serta diskusi lebih lanjut,  silahkan menghubungi PT Berca Hardayaperkasa di telepon  (+62-21) 380-0902 atau email ke  marketing@berca.co.id.