Apakah Handphone Kita Kena Hack? 5 Tanda dan Tips Keamanan

Bulan ini viral mengenai salah satu pengguna X (Twitter) menjadi korban scam karena adanya tarikan dana di aplikasi pinjaman online. Tanpa tahu bahwa dia mengunduh aplikasi yang tidak diketahui.

 

Ponsel Anda mungkin diretas jika ada penggunaan data yang tinggi, banyak pop-up, aplikasi baru yang tidak Anda unduh, panggilan keluar yang tidak dikenal, atau baterai cepat habis. Ini mewajibkan Anda untuk waspada jika ini terjadi

 

Peretasan ponsel terjadi ketika penjahat siber menggunakan perangkat lunak berbahaya untuk menginfeksi dan membahayakan ponsel cerdas yang rentan, mencuri informasi pribadi yang tersimpan di perangkat tersebut. Tentu saja, ponsel pintar dapat mengalami masalah dari waktu ke waktu-tidak ada perangkat yang sempurna. Tetapi masalah yang berulang kali terjadi mungkin membuat Anda bertanya-tanya, “Apakah ponsel saya diretas?”

 

Gunakan panduan ini untuk mempelajari tentang peretas ponsel, tanda-tanda ponsel diretas, dan cara membantu menjaga ponsel Anda tetap aman.

 

  1. Penggunaan data yang tinggi

Jika penggunaan data ponsel Anda lebih tinggi dari yang diharapkan, ini bisa menjadi tanda bahwa ponsel Anda memiliki malware. Ini karena spyware atau malware terus-menerus berjalan di ponsel Anda, memakan penggunaan data.

 

Awasi penggunaan data Anda meskipun memiliki paket telepon tanpa batas, sehingga Anda dapat mengetahui tanda ini bahwa ponsel Anda mungkin telah diretas.

 

 

  1. Munculan pop-up yang terus-menerus

Jika Anda terus-menerus diganggu oleh pop-up yang tidak pantas saat menjelajah di ponsel Anda, ini bisa menjadi tanda bahwa ponsel Anda telah diretas. Iklan yang mencolok atau konten yang tidak pantas yang muncul di ponsel Anda merupakan indikator bahwa ponsel Anda telah disusupi.

Saat pop-up muncul, tutup jendela dengan hati-hati dan berhati-hatilah untuk tidak mengeklik apa pun pada pop-up.

 

 

  1. Aplikasi baru yang tidak Anda unduh

Meskipun namanya tidak menyenangkan, bloatware, atau aplikasi yang sudah diunduh sebelumnya di ponsel Anda, bisa jadi merupakan hal yang normal. Tetapi jika Anda melihat ponsel Anda memiliki aplikasi baru yang tidak Anda beli, ini bisa menjadi pertanda bahwa peretas memiliki akses ke ponsel Anda.

 

 

  1. Panggilan keluar yang tidak dikenali

Panggilan tak sengaja bisa terjadi sesekali, tetapi jika riwayat panggilan keluar Anda penuh dengan panggilan yang tidak Anda ingat pernah dilakukan, ini bisa menjadi tanda bahaya. Jika ponsel Anda mengirimkan panggilan atau teks dengan sendirinya, ini merupakan tanda bahwa ponsel Anda mungkin telah diretas.

 

 

  1. Baterai cepat habis

Baterai ponsel tidak dimaksudkan untuk bertahan selamanya, tetapi baterai juga dirancang secara efisien. Jadi, jika kebiasaan penggunaan ponsel Anda tetap sama tetapi baterai Anda lebih cepat habis daripada biasanya, peretasan mungkin menjadi penyebabnya.

 

Jika Anda telah menentukan bahwa Anda berurusan dengan ponsel yang disusupi, ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk mengatasinya.

 

Sebelum memulai, kami sarankan untuk memberi tahu kontak Anda bahwa ponsel Anda telah diretas, dan mereka tidak boleh mengklik tautan yang terlihat mencurigakan yang mungkin mereka terima dari Anda. Berikut ini langkah-langkah yang bisa Anda lakukan.

 

 

Jalankan perangkat lunak anti-malware

Perangkat lunak anti-malware dapat membantu Anda mengidentifikasi dan menargetkan malware yang bersembunyi di ponsel Anda. Anda harus menjalankannya secara teratur, tetapi jika Anda belum pernah melakukannya, sekarang adalah saat yang tepat untuk memulainya. Norton 360 Deluxe dapat membantu melindungi Anda dari malware dan membuat penjelajahan di ponsel menjadi pengalaman yang lebih aman.

 

Ubah kata sandi

Ada kemungkinan kredensial login Anda dibobol ketika ponsel Anda diretas. Setelah Anda menghapus malware, atur ulang semua kata sandi Anda dan buat kata sandi unik untuk setiap akun.

 

Hapus aplikasi yang mencurigakan

Mengunduh aplikasi yang mencurigakan adalah cara yang umum dilakukan untuk secara tidak sengaja mengundang malware ke ponsel Anda. Jika Anda mendapati ponsel Anda telah diretas, lakukan inventarisasi aplikasi dan hapus apa pun yang berasal dari toko aplikasi pihak ketiga atau sumber lain (dengan kata lain, bukan Apple App Store atau Google Play Store).

 

Anda juga harus memeriksa data apa saja yang bisa diakses oleh aplikasi tersebut sehingga Anda bisa mengubah kata sandi dan memperbarui informasi pribadi jika diperlukan.

 

Konfirmasikan bahwa aplikasi yang baru saja diunduh berasal dari pengembang yang memiliki reputasi baik dan memiliki ulasan yang bagus. Jika tidak, hapus aplikasi tersebut dari ponsel Anda.

 

Setel ulang ponsel

Mayoritas malware dapat dihapus dengan pengaturan ulang pabrik ponsel Anda. Namun, hal ini akan menghapus semua data yang tersimpan di perangkat Anda, seperti foto, catatan, dan kontak, jadi penting untuk mencadangkan data ini sebelum mengatur ulang perangkat Anda.

Saat Anda mengatur ulang ponsel Anda, jangan mencadangkan aplikasi Anda, terutama jika Anda mencurigai ponsel Anda memiliki malware. Sebaliknya, catat aplikasi mana saja yang ingin Anda unduh ulang dan periksa untuk memastikan bahwa aplikasi tersebut sah.

 

Itulah panduan yang dapat Anda lakukan untuk menghindari Hacker. Jangan sampai Anda menyesal jika data Anda terkena Malware.

 

Tim Berca Hardayaperkasa sebagai ICT Company yang siap membantu organisasi dan perusahaan Anda untuk keamanan Marketing@berca.co.id atau WhatsApp